Dari Bekasi, Kota Bekasi — Dari lapangan sederhana hingga podium juara internasional, Kota Bekasi kembali menegaskan diri sebagai kawah candradimuka futsal nasional. Tujuh atlet muda asal Bekasi sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional Thailand 2025 hingga SEA Games 2025, membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukan penghalang lahirnya prestasi kelas dunia.
Momentum kebanggaan tersebut dirayakan dalam kegiatan silaturahmi dan apresiasi yang digelar Asosiasi Futsal Kota (AFK) Kota Bekasi di Warkot Oyot, Jalan Buana Raya No.14, Jaka Mulya, Cikunir. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua AFK Kota Bekasi, Bang Heri Koswara, serta dihadiri lengkap jajaran pengurus AFK Kota Bekasi, mulai dari Wakil Ketua, Sekretaris, hingga Humas, sebagai simbol soliditas kelembagaan dalam mengawal pembinaan atlet dari level akar rumput hingga tim nasional.
“Ini bukan prestasi biasa. Ini kebanggaan besar. Mereka bukan hanya membawa nama Kota Bekasi, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah futsal internasional,” tegas Bang Heri.
Deretan Atlet yang Mengukir Sejarah
Pada ajang internasional Thailand 2025, atlet-atlet Bekasi tampil sebagai pilar utama tim nasional:
Aqilla Albani Sandri dan Muhamad Dafa Ramadan
– Peraih Medali Emas Timnas U-16 Thailand 2025
Reivan Revian, M. Fatih Zidan, dan Guntur
– Peraih Medali Perak Timnas U-19 Thailand 2025
Sementara di level Asia Tenggara, dua atlet lainnya kembali menorehkan tinta emas:
Dewa Rizki dan Ahmad Habibi
– Peraih Medali Emas SEA Games Thailand 2025
Capaian tersebut menegaskan bahwa Bekasi tidak sekadar mengirim atlet, tetapi melahirkan juara.
Dari Timnas ke Porprov 2026
Tak berhenti di panggung internasional, dua atlet muda andalan Bekasi, Muhamad Dafa Ramadan dan Reivan Revian, dipastikan akan memperkuat AFK Kota Bekasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Langkah ini dinilai strategis sebagai upaya menularkan pengalaman internasional dan mental juara ke level daerah.
“Prestasi tidak boleh berhenti di atas podium. Dafa dan Reivan akan menjadi motor dan inspirasi bagi tim futsal Kota Bekasi di Porprov 2026,” ujar Bang Heri.
Pendampingan Konsisten, Prestasi Nyata
Bang Heri menegaskan, keberhasilan ini lahir dari proses panjang, kegigihan atlet, serta pendampingan berkelanjutan meski dengan keterbatasan sarana.
“Sering kali prestasi diminta, tapi pendampingan absen. Di Bekasi, kami bertahan dengan lapangan seadanya, tapi pembinaan jalan terus. Hasilnya, justru lahir bibit-bibit luar biasa,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir jajaran asisten pelatih yang berperan penting dalam pembinaan atlet:
M. Amril Daulay
Eka Sanjaya
Sumi
Apresiasi dan Dukungan Lembaga
Sebagai bentuk penghargaan, AFK Kota Bekasi memberikan apresiasi kepada para atlet berprestasi. Nilainya mungkin sederhana, namun maknanya kuat sebagai pengakuan moral dan suntikan semangat.
“Yang kami berikan ini simbol apresiasi. Bukan soal besar kecilnya nilai. Kalau penghargaan besar, itu domain negara,” ujar Bang Heri.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan KONI Kota Bekasi, Abdul Hakim, sebagai bentuk sinergi kelembagaan dalam pembinaan prestasi olahraga daerah.
Menatap Masa Depan Futsal Bekasi
Dengan pembinaan yang konsisten dan struktur organisasi yang solid, AFK Kota Bekasi optimistis akan terus melahirkan atlet-atlet nasional baru.
“Tidak ada yang mustahil. Selama ada kesungguhan, kegigihan, dan pendampingan yang nyata, Bekasi akan terus mengirimkan nama terbaiknya untuk Indonesia,” pungkas Bang Heri.
Dari Bekasi, untuk Indonesia.
Dari pembinaan daerah, menuju panggung dunia.
(DM)






