Pelayanan Tak Cukup di Ruang Periksa, Puskesmas Karangkitri Jemput Kolaborasi Publik

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Bekasi News, Kota Bekasi — Semangat membangun kesehatan masyarakat secara menyeluruh kembali ditegaskan UPTD Puskesmas Karangkitri melalui Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, Selasa (3/2/2026), di Aula Puskesmas Karangkitri, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, unsur keamanan, tokoh masyarakat, komunitas, Jejaring , hingga media massa dalam satu tujuan: menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, cepat, dan relevan dengan kebutuhan warga.

Adanya penyelenggaraan FKP ini sangat bermanfaat bagi penyelenggara pelayanan, yaitu Puskesmas Karangkitri maupun publik. Puskesmas Karangkitri mendapatkan masukan dari publik mengenai suatu kebijakan, serta sebagai sarana mensosialisasikan kebijakan pelayanan publik, serta sebagai wadah untuk melakukan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik.

Kepala UPTD Puskesmas Karangkitri, dr. Hemalia, M.K.K.K, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan saat ini tidak lagi bersifat satu arah, melainkan harus dibangun melalui dialog dan kolaborasi.

Baca Juga :  Momentum HUT RI 80 Pelantikan Pengurus PWI Bekasi Raya, Ade Muksin: Pers Hadir Sebagai Solusi!

“Kami ingin pelayanan kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, sinergi lintas sektor dan keterlibatan publik menjadi kunci,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Puskesmas Karangkitri memaparkan visi menghadirkan pelayanan prima dan dekat dengan masyarakat, yang dijabarkan melalui misi peningkatan layanan tingkat pertama, penguatan pencegahan penyakit, kemitraan aktif, serta peningkatan kompetensi SDM kesehatan.

Komitmen itu diperkuat melalui penerapan tata nilai PRIMA — Profesional, Ramah, Inisiatif dan Inovatif, Manusiawi, serta Akuntabel — yang menjadi ruh pelayanan di Puskesmas Karangkitri.

Tak hanya itu, peserta juga diperkenalkan dengan layanan kesehatan berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) yang terbagi dalam beberapa klaster, mulai dari Klaster 1 Manajemen , Klaster 2 Kesehatan Ibu dan Anak , Klaster 3 Dewasa dan Lansia, Klaster 4 Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang didalamnya terdapat Surveylans dan Kesehatan Lingkungan, terakhir Klaster 5 Lintas Klaster yang terdiri dari Layanan Farmasi, layanan laboratorium hingga layanan kegawatdaruratan. Model layanan ini dirancang agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Kritik Keras Pemkot Bekasi Soal Tingginya Angka Pengangguran, Ketua PWI Bekasi Raya: Anggaran Rp 4 Miliar Tak Terserap, Masyarakat Butuh Realisasi Bukan Hanya Janji!  

Forum berlangsung interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan terkait isu gizi, kesehatan ibu dan anak, sanitasi lingkungan, serta pentingnya edukasi kesehatan berbasis komunitas.

Di penghujung kegiatan, dilakukan penggalangan komitmen lintas sektor, menandai keseriusan bersama dalam mendukung program kesehatan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga promotif dan preventif.

Dengan pendekatan humanis dan kolaboratif, Puskesmas Karangkitri berharap setiap program kesehatan lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan pemerintah.

Lokakarya ini menjadi pesan kuat bahwa kesehatan adalah urusan bersama — dibangun dari kepedulian, partisipasi, dan sinergi semua pihak demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

(DM)

Berita Terkait

Sengketa Lahan 4.385 M² Memanas, SPBU di Tambun Bekasi Ditutup
BPC HIPMI Kota Bekasi Perkuat Kesiapan Pengusaha Muda, Bidik Peluang Proyek Konstruksi
Lebih dari 100 Pengusaha Muda Bertemu dalam Orientasi HIPMI Kota Bekasi, Dorong Kolaborasi Nyata
CKG Sekolah Puskesmas Pondokgede: Deteksi Dini, Lindungi Anak Sejak Dini
Pengurus JAPNAS Bekasi Dilantik, HIPMI Dorong Kolaborasi Pengusaha
Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan
Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan
Tabligh Akbar H. Zaini Sidi, Ribuan Jamaah Larut dalam Maulid dan Syukur Keluarga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Sengketa Lahan 4.385 M² Memanas, SPBU di Tambun Bekasi Ditutup

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:35 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Perkuat Kesiapan Pengusaha Muda, Bidik Peluang Proyek Konstruksi

Sabtu, 12 September 2026 - 14:28 WIB

Lebih dari 100 Pengusaha Muda Bertemu dalam Orientasi HIPMI Kota Bekasi, Dorong Kolaborasi Nyata

Selasa, 8 September 2026 - 08:32 WIB

CKG Sekolah Puskesmas Pondokgede: Deteksi Dini, Lindungi Anak Sejak Dini

Senin, 7 September 2026 - 12:14 WIB

Pengurus JAPNAS Bekasi Dilantik, HIPMI Dorong Kolaborasi Pengusaha

Jumat, 4 September 2026 - 19:30 WIB

Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Tabligh Akbar H. Zaini Sidi, Ribuan Jamaah Larut dalam Maulid dan Syukur Keluarga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Saat Lurah Pakai Dompet Pribadi Bantu Warga Disabilitas, Dinsos Ada di Mana?

Berita Terbaru