Dari Bekasi, Kota Bekasi — Di sudut kawasan Ruko Galaxy Boulevard Raya, aroma bumbu yang hangat seolah memanggil siapa saja yang melintas. Dari dapur sederhana yang kini menjelma menjadi rumah rasa, Nasi Tempong Nusa Dua hadir membawa sensasi pedas yang bukan sekadar menggigit lidah, tetapi juga membangkitkan kenangan tentang masakan rumahan yang tulus dan penuh cita rasa.
Cabang terbaru di Kota Bekasi ini langsung hidup sejak hari pertama. Kursi-kursi cepat terisi, percakapan pengunjung berpadu dengan denting peralatan dapur, sementara sambal merah segar tersaji seperti api kecil yang menunggu untuk dinikmati. Di tempat inilah, rasa sederhana menemukan keistimewaannya.
Pemilik usaha, Lisa Ifana Putri, memulai semuanya dari dapur rumah pada Juli 2024. Dari tangan yang terbiasa meracik bumbu dengan sabar, lahir cita rasa yang perlahan menemukan jalannya hingga akhirnya berlabuh di Kota Bekasi pada 2026.
“Awalnya hanya memasak di rumah. Tidak menyangka sekarang bisa berkembang seperti ini,” tuturnya dengan senyum hangat.
Setiap piring yang tersaji seperti cerita kecil tentang ketekunan. Nasi hangat dipadukan dengan pilihan lauk — ayam, bebek, lele, empal, gurame hingga seafood — ditemani tahu, tempe, dan lalapan segar yang menyeimbangkan rasa. Namun yang paling dicari tetaplah sambalnya — pedasnya tajam, segarnya terasa, dan meninggalkan jejak rasa yang sulit dilupakan.
Rahasia kelezatan Nasi Tempong Nusa Dua terletak pada kesabaran. Bumbu dimasak perlahan hingga meresap, seolah memberi waktu bagi rasa untuk menemukan bentuk terbaiknya. Hasilnya bukan sekadar makanan, melainkan pengalaman yang membuat orang ingin kembali duduk di meja yang sama.
Dengan harga yang bersahabat, mulai Rp25.000 hingga Rp50.000 per porsi, tempat ini menjadi ruang pertemuan berbagai kalangan — pekerja, keluarga, hingga anak muda yang mencari kehangatan rasa tanpa harus menguras kantong.
Setiap hari lebih dari 70 pelanggan datang langsung, sementara pesanan daring terus berdatangan. Di dapur, hingga 25 kilogram ayam dapat diolah dalam sehari — angka yang menjadi penanda betapa rasa telah menemukan penggemarnya.
Selain melayani makan di tempat dan pemesanan online, Nasi Tempong Nusa Dua juga melayani katering hingga ratusan porsi, menghadirkan pedas yang sama dalam berbagai perayaan dan pertemuan.
Bagi Lisa Ifana Putri, menjaga rasa adalah menjaga kepercayaan. Itulah sebabnya setiap hidangan disiapkan dengan perhatian yang sama seperti ketika semuanya masih dimulai dari rumah.
Kini di Galaxy, Nasi Tempong Nusa Dua bukan hanya tempat makan. Ia menjadi persinggahan rasa — tempat di mana pedas berbicara, bumbu bercerita, dan pelanggan selalu punya alasan untuk kembali.
(DM)






