PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Sepakat Perkuat Keterbukaan Informasi

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Bekasi News, Kota Bekasi – Silaturahmi antara PWI Bekasi Raya dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pers dan kepolisian, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah, membangun keterbukaan informasi publik serta menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung PWI Bekasi Raya tersebut, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H., menegaskan bahwa hubungan pers dan kepolisian harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, profesional dan saling menghormati fungsi masing-masing.

Menurut Ade, pers memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi berdasarkan fakta dan kode etik jurnalistik, sementara kepolisian memiliki peran penting dalam memastikan informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat dapat disampaikan secara cepat, akurat dan tidak menimbulkan keresahan.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini. PWI Bekasi Raya siap membangun sinergi positif dengan Polres Metro Bekasi Kota. Sinergi ini bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol pers, tetapi justru memperkuat komunikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar, akurat dan berimbang,” ujar Ade.

Hal tersebut mendapat respons positif dari Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana dalam sesi dialog dan tanya jawab bersama pengurus serta anggota PWI Bekasi Raya.

 

Patroli Diperkuat, Kelompok Masyarakat Diaktifkan

Putu Kholis menegaskan, salah satu langkah yang akan diperkuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat adalah meningkatkan kegiatan patroli, sekaligus mengoptimalkan kembali keterlibatan kelompok-kelompok masyarakat sebagai bagian dari kekuatan bersama dalam menjaga lingkungan.

Menurutnya, kepolisian tidak mungkin bekerja sendirian dalam menjaga keamanan wilayah yang memiliki dinamika masyarakat cukup kompleks.

Karena itu, kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan akan kembali didorong untuk berperan aktif sebagai mitra kepolisian.

Kapolres juga mendorong pengaktifan kembali Pokdar Kamtibmas sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat.

“Patroli perlu kita tingkatkan. Kita juga akan mengaktifkan kembali kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini menjadi perpanjangan tangan kepolisian, termasuk Pokdar Kamtibmas,” ujar Putu Kholis dalam sesi dialog.

Baca Juga :  Puji Kesigapan Polres Kota Bekasi Kasus Pemukulan Wartawan, Ketua PWI Bekasi Raya: Apresiasi Untuk Polisi

Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

 

Kapolres Minta Informasi ke Media Jangan Tersendat

Selain persoalan kamtibmas, keterbukaan informasi menjadi salah satu perhatian Kapolres Metro Bekasi Kota.

Putu Kholis menginstruksikan Wakapolres, para Kasat hingga Bhabinkamtibmas untuk lebih aktif dalam menyalurkan informasi kepada masyarakat melalui media.

Langkah tersebut dinilai penting agar tidak terjadi kekosongan informasi yang berpotensi diisi oleh informasi yang tidak jelas sumber maupun kebenarannya.

“Saya minta Waka, para Kasat dan Bimaspol berperan aktif dalam menyalurkan informasi kepada media. Jangan sampai informasi tersendat, kemudian muncul informasi liar yang berkembang dan akhirnya dikonsumsi bulat-bulat oleh masyarakat,” tegasnya.

Menurut Putu Kholis, media memiliki peran strategis sebagai salah satu kanal informasi yang dapat membantu kepolisian memberikan penjelasan kepada masyarakat.

Karena itu, komunikasi antara jajaran kepolisian dengan wartawan harus dibangun secara aktif dan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut sejalan dengan pandangan Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin yang menilai keterbukaan informasi merupakan salah satu kunci membangun kepercayaan publik.

“Di era digital, informasi bergerak sangat cepat. Kalau informasi resmi terlambat, ruang kosongnya bisa diisi oleh informasi yang belum tentu benar. Karena itu, komunikasi antara Polri dan media harus semakin terbuka dan responsif,” kata Ade.

Ia menegaskan, kemudahan akses informasi bukan berarti media kehilangan fungsi kritisnya. Sebaliknya, informasi resmi dari kepolisian akan membantu wartawan melakukan verifikasi dan menyajikan pemberitaan yang lebih akurat.

 

Bimas Polres dan PWI Peduli Siap Kolaborasi

Tidak hanya menyentuh persoalan keamanan dan informasi publik, silaturahmi tersebut juga membuka peluang kolaborasi di bidang sosial dan kemanusiaan.

Kapolres Metro Bekasi Kota mendorong adanya kolaborasi antara jajaran Bimas dengan PWI Peduli, khususnya dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dan insan pers di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pemberitaan maupun penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi sosial.

Baca Juga :  Digitalisasi Anggaran, Ketua DPRD: APBD Transparan, Bekasi Maju

Ade Muksin menyambut positif gagasan tersebut. Menurutnya, PWI Peduli memang memiliki semangat untuk menjadikan organisasi wartawan tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.

“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi Bimas dengan PWI Peduli. Ini bisa menjadi kekuatan yang sangat baik. Ketika kepolisian dan insan pers bersama-sama hadir dalam kegiatan sosial kemanusiaan, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ungkap Ade.

 

Sinergi Bukan Berarti Kehilangan Independensi

Ade menegaskan bahwa sinergi yang dibangun PWI Bekasi Raya dengan Polres Metro Bekasi Kota tetap berada dalam koridor profesionalisme dan independensi pers.

Menurutnya, kemitraan yang sehat justru harus mampu menempatkan masing-masing institusi sesuai fungsi dan kewenangannya.

“PWI tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Wartawan harus tetap kritis, independen dan berpegang pada kode etik jurnalistik. Tetapi komunikasi yang baik dengan kepolisian akan membuat proses jurnalistik semakin kuat karena informasi yang diperoleh dapat diverifikasi dan dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ade juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pol. Putu Kholis Aryana yang membuka ruang komunikasi dengan PWI Bekasi Raya sejak awal kepemimpinannya di Kota Bekasi.

Ia berharap komunikasi tersebut tidak berhenti dalam kegiatan silaturahmi, tetapi berlanjut dalam kerja nyata melalui sinergi di bidang informasi publik, kamtibmas maupun sosial kemanusiaan.

“Kami berharap ini menjadi awal komunikasi yang semakin intens. PWI Bekasi Raya siap bersinergi dalam hal-hal positif untuk kepentingan masyarakat, tanpa meninggalkan independensi dan marwah pers,” pungkas Ade.

Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas tiga komitmen bersama, yakni memperkuat keamanan berbasis masyarakat melalui patroli dan Pokdar Kamtibmas, membangun keterbukaan informasi antara kepolisian dan media, serta mendorong kolaborasi sosial kemanusiaan antara Bimas dan PWI Peduli.

Satu sinergi, tiga manfaat: kamtibmas semakin kuat, informasi publik semakin sehat, dan kepedulian sosial semakin dekat dengan masyarakat.

(DMS)

Berita Terkait

B50 Jadi Kebijakan Nasional, Temi Hermanto: Pengusaha Jangan Takut Perubahan
WNA di Bekasi Disorot, PWI Dorong Pengawasan Terpadu
Arin, Putri Waras Wasisto, Melaju ke Final Abang Mpok Kota Bekasi 2026, Mohon Doa dan Dukungan Warga
BPC HIPMI Kota Bekasi Ajak Semua Pihak Bersatu Hadapi Ancaman Perubahan Iklim
Tanggapan Disdukcapil Kota Bekasi terhadap Pengaduan Masyarakat
Praperadilan SP2 Lid Masuk Babak Ahli, Doktor Hukum Pidana: SP2 Lid Dapat Dibatalkan Lewat Praperadilan
Praperadilan SP3 Memasuki Babak Krusial, Pemohon Desak Penyidikan Dibuka Kembali
Bantah Tudingan, Kejari Bekasi: Sesuai Prosedur KUHAP dan Disaksikan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:31 WIB

PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Sepakat Perkuat Keterbukaan Informasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:35 WIB

B50 Jadi Kebijakan Nasional, Temi Hermanto: Pengusaha Jangan Takut Perubahan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:36 WIB

WNA di Bekasi Disorot, PWI Dorong Pengawasan Terpadu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Arin, Putri Waras Wasisto, Melaju ke Final Abang Mpok Kota Bekasi 2026, Mohon Doa dan Dukungan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 19:15 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Ajak Semua Pihak Bersatu Hadapi Ancaman Perubahan Iklim

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIB

Praperadilan SP2 Lid Masuk Babak Ahli, Doktor Hukum Pidana: SP2 Lid Dapat Dibatalkan Lewat Praperadilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Praperadilan SP3 Memasuki Babak Krusial, Pemohon Desak Penyidikan Dibuka Kembali

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Bantah Tudingan, Kejari Bekasi: Sesuai Prosedur KUHAP dan Disaksikan Warga

Berita Terbaru

Berita

WNA di Bekasi Disorot, PWI Dorong Pengawasan Terpadu

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:36 WIB