Rizki Topananda Bidik 10 Kursi, PKB Bekasi Mulai Langkah Dini

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DariBekasiNews, Kota Bekasi — Mesin politik Partai Kebangkitan Bangsa Kota Bekasi mulai dipanaskan lebih awal. Di bawah komando Sekretaris Komisi 1 DPRD sekaligus Ketua DPC PKB, Rizki Topananda, partai ini resmi melakukan konsolidasi besar sekaligus menekan gas politik menuju Pemilu 2029 melalui strategi pencalegan dini.

Langkah ini bukan tanpa alasan. PKB ingin memastikan momentum kemenangan pada Pemilu 2024 tidak hanya bertahan, tetapi meningkat secara signifikan di kontestasi berikutnya. Konsolidasi dilakukan menyeluruh, dari tingkat kota hingga ranting, sebagai fondasi kekuatan politik yang solid dan terstruktur.

Anggota DPRD Komisi 1 Kota Bekasi, Rizki Topananda menegaskan bahwa agenda konsolidasi kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperbesar kekuatan politik PKB di Kota Bekasi.

“Agenda hari ini adalah konsolidasi pengurus dan kick off pencalegan dini. Ini menjadi ikhtiar kami untuk melipatgandakan kemenangan di 2029. Target kami jelas, dari 5 kursi menjadi 10 kursi, atau minimal dua kursi di setiap dapil,” tegas Rizki, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya diukur dari jumlah kader, tetapi dari kesiapan struktur hingga ke akar rumput. Karena itu, PKB memastikan seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) di 12 kecamatan telah terbentuk dan siap bergerak menghadapi agenda politik ke depan.

Baca Juga :  Paska Debat, Netizen: Hanya Paslon HerShol Yang Berani Angkat Isu Korupsi

Langkah strategis lainnya adalah membuka rekrutmen bakal calon legislatif (bacaleg) sejak dini. Rizki menekankan bahwa PKB tidak menutup diri, bahkan justru membuka ruang luas bagi tokoh-tokoh potensial, baik dari internal kader maupun eksternal.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya. Baik kader lama, tokoh masyarakat, bahkan mereka yang sebelumnya maju dari partai lain namun belum terpilih, kami persilakan bergabung. Yang penting punya komitmen dan kapasitas,” ujarnya.

Tidak hanya merekrut, PKB juga melakukan evaluasi terhadap para calon legislatif yang belum berhasil pada Pemilu sebelumnya. Mereka akan mendapatkan pembinaan, pelatihan, dan penguatan strategi agar lebih siap menghadapi kontestasi berikutnya.

Rizki menyadari bahwa kemenangan tidak bisa diraih secara instan. Oleh karena itu, pencalegan dini menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kandidat memiliki waktu cukup dalam membangun basis dukungan di masyarakat.

Baca Juga :  Hadiri Acara UMKM, Herkos Ingin Kuliner Khas Kota Bekasi Menjadi Trend Cinderamata Nasional

Selain itu, menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan awal April 2026, PKB juga tengah mempersiapkan proses regenerasi kepemimpinan. Mekanisme pemilihan akan mengikuti arahan dari DPP dan DPW PKB Jawa Barat melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan.

“Akan ada tiga nama calon ketua yang mengikuti fit and proper test. Ini penting agar kepemimpinan PKB ke depan benar-benar siap membawa partai lebih besar dan lebih kuat,” jelasnya.

Dengan strategi yang terukur, konsolidasi yang rapi, serta rekrutmen politik yang dimulai lebih awal, PKB Kota Bekasi menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan politik yang patut diperhitungkan.

Bagi Rizki Topananda, target 10 kursi bukan sekadar angka. Itu adalah simbol dari ambisi besar partai untuk memperluas pengaruh politik dan memastikan kehadiran PKB benar-benar dirasakan masyarakat di setiap daerah pemilihan.

“Kami ingin memastikan PKB hadir di setiap dapil, bahkan hingga tingkat pusat. Ini bukan hanya soal menang, tapi bagaimana kami bisa memberikan representasi yang kuat bagi masyarakat,” pungkasnya.

(AdvertorialSetwan/DPRDKotaBekasi)

Berita Terkait

Lebih dari 100 Pengusaha Muda Bertemu dalam Orientasi HIPMI Kota Bekasi, Dorong Kolaborasi Nyata
CKG Sekolah Puskesmas Pondokgede: Deteksi Dini, Lindungi Anak Sejak Dini
Pengurus JAPNAS Bekasi Dilantik, HIPMI Dorong Kolaborasi Pengusaha
Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan
Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan
Tabligh Akbar H. Zaini Sidi, Ribuan Jamaah Larut dalam Maulid dan Syukur Keluarga
Saat Lurah Pakai Dompet Pribadi Bantu Warga Disabilitas, Dinsos Ada di Mana?
PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Sepakat Perkuat Keterbukaan Informasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:28 WIB

Lebih dari 100 Pengusaha Muda Bertemu dalam Orientasi HIPMI Kota Bekasi, Dorong Kolaborasi Nyata

Selasa, 8 September 2026 - 08:32 WIB

CKG Sekolah Puskesmas Pondokgede: Deteksi Dini, Lindungi Anak Sejak Dini

Senin, 7 September 2026 - 12:14 WIB

Pengurus JAPNAS Bekasi Dilantik, HIPMI Dorong Kolaborasi Pengusaha

Jumat, 4 September 2026 - 19:34 WIB

Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan

Jumat, 4 September 2026 - 19:30 WIB

Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Saat Lurah Pakai Dompet Pribadi Bantu Warga Disabilitas, Dinsos Ada di Mana?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:31 WIB

PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Sepakat Perkuat Keterbukaan Informasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:35 WIB

B50 Jadi Kebijakan Nasional, Temi Hermanto: Pengusaha Jangan Takut Perubahan

Berita Terbaru

Berita

Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:34 WIB

Berita

Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:30 WIB