Sarwin DPRD Bekasi Soroti Ironi APBD Rp7 Triliun Tanpa Kampus Negeri

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DariBekasiNews, Kota Bekasi – Di balik statusnya sebagai kota metropolitan dengan geliat ekonomi yang terus tumbuh, Kota Bekasi masih menyimpan satu pekerjaan rumah besar di sektor pendidikan tinggi. Dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang mendekati Rp7 triliun, kota penyangga ibu kota ini justru belum memiliki satu pun universitas negeri.

Kondisi tersebut memunculkan ironi tersendiri. Di tengah pesatnya pembangunan kota dan besarnya kemampuan fiskal daerah, para lulusan sekolah menengah di Bekasi masih harus “merantau” ke kota lain demi mengejar mimpi berkuliah di perguruan tinggi negeri.

Setiap tahun, ribuan lulusan SMA asal Bekasi terpaksa mencari kampus di luar daerah seperti Depok, Bogor, bahkan hingga ke berbagai kota lain di Indonesia. Pilihan tersebut bukan semata karena keinginan, melainkan keterbatasan akses perguruan tinggi negeri di kota sendiri.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, menilai kondisi ini menjadi paradoks bagi kota besar yang berbatasan langsung dengan Jakarta.

Baca Juga :  Asli Orang Bekasi, Bang Heri Tuai Dukungan Warga Kota Bekasi

“Ini ironi bagi Bekasi. APBD kita hampir Rp7 triliun, tapi sampai sekarang belum memiliki universitas negeri. Banyak anak-anak Bekasi akhirnya harus melanjutkan kuliah ke luar kota,” ujar Sarwin, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, realitas tersebut memperlihatkan adanya ketimpangan antara kekuatan anggaran daerah dengan pembangunan infrastruktur pendidikan tinggi. Bagi Sarwin, kota sebesar Bekasi seharusnya sudah memiliki fasilitas pendidikan negeri yang dapat menampung potensi generasi mudanya.

Ia juga menyoroti fakta bahwa sejumlah daerah lain yang memiliki kemampuan fiskal jauh lebih kecil justru telah lebih dahulu menghadirkan perguruan tinggi negeri di wilayahnya.

“Beberapa daerah dengan anggaran yang lebih kecil saja sudah memiliki kampus negeri. Bekasi yang APBD-nya besar justru belum ada. Ini tentu menjadi catatan penting,” kata Sarwin.

Lebih jauh, legislator tersebut menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah strategis untuk mendorong kehadiran perguruan tinggi negeri di Bekasi. Menurutnya, kehadiran kampus negeri tidak hanya penting bagi dunia pendidikan, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap perkembangan ekonomi, riset, serta kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  DPRD Bekasi Bergerak: Sekda Diminta Jelaskan Nasib Perjanjian Sampah Bantargebang

Sarwin menegaskan bahwa upaya menghadirkan universitas negeri di Bekasi harus menjadi agenda serius pemerintah daerah ke depan, baik melalui komunikasi dengan pemerintah pusat maupun melalui dukungan kebijakan strategis di tingkat daerah.

“Kita perlu mendorong agar Bekasi memiliki universitas negeri sendiri. Ini penting untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas SDM daerah,” tegasnya.

Di tengah pertumbuhan kota yang terus melesat, harapan itu kini menguat: agar Bekasi tidak hanya dikenal sebagai kota industri dan hunian, tetapi juga sebagai kota pendidikan yang mampu melahirkan generasi masa depan dari kampus-kampusnya sendiri.

(AdvertorialSetwan/DPRDKotaBekasi)

Berita Terkait

DPRD Bekasi Bergerak: Sekda Diminta Jelaskan Nasib Perjanjian Sampah Bantargebang
Bekasi 29 Tahun, Evi Mafriningsianti: Bekasi Maju Jangan Tinggalkan Warganya
29 Tahun Bekasi Kota Bekasi, Samuel Sitompul: : Saatnya Lompatan Besar, Bukan Hanya Sekadar Seremoni
Usulkan Insentif Guru Ngaji, Rizki Topananda: Mereka Penjaga Moral Bangsa
Krisis Lahan Makam di Bekasi Utara, DPRD Desak Pemkot Segera Bangun TPU Baru
Setwan DPRD Bekasi Tutup Rangkaian HUT ke-29 dengan Bukber Kebersamaan
H. Anton DPRD Bekasi Angkat Suara: Tragedi Longsor TPST Bantargebang Harus Jadi Alarm Keras Pengelolaan Sampah!
Misbahudin Tegaskan DPRD Kota Bekasi Siap Tindaklanjuti Aduan Eks Karyawan Mitra Patriot
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPRD Bekasi Bergerak: Sekda Diminta Jelaskan Nasib Perjanjian Sampah Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:54 WIB

Bekasi 29 Tahun, Evi Mafriningsianti: Bekasi Maju Jangan Tinggalkan Warganya

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:14 WIB

29 Tahun Bekasi Kota Bekasi, Samuel Sitompul: : Saatnya Lompatan Besar, Bukan Hanya Sekadar Seremoni

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Usulkan Insentif Guru Ngaji, Rizki Topananda: Mereka Penjaga Moral Bangsa

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:29 WIB

Setwan DPRD Bekasi Tutup Rangkaian HUT ke-29 dengan Bukber Kebersamaan

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:21 WIB

Sarwin DPRD Bekasi Soroti Ironi APBD Rp7 Triliun Tanpa Kampus Negeri

Senin, 9 Maret 2026 - 23:22 WIB

H. Anton DPRD Bekasi Angkat Suara: Tragedi Longsor TPST Bantargebang Harus Jadi Alarm Keras Pengelolaan Sampah!

Senin, 9 Maret 2026 - 22:03 WIB

Misbahudin Tegaskan DPRD Kota Bekasi Siap Tindaklanjuti Aduan Eks Karyawan Mitra Patriot

Berita Terbaru