Team Pengacara Andreas Sapta Finady Konferensi Pers Bersama Anak Pasangan Almarhum Opa/Oma Tomasoa

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pertama-tama Kami turut berduka cita kepada pihak keluarga Opa/Oma Tomasoa, semoga keluarga diberikan kekuatan dan keluarga yang ditinggalkan mendapat penghiburan dari TUHAN YESUS KRISTUS. Selanjutnya saya tekankan disini setiap kita yang sudah melihat, mengunduh bahkan memberikan komentar-komentar yang memojokan untuk itu saya meminta kepada oknum-oknum tersebut yang menyebarkan narasi-narasi pencemaran nama baik, fitnah dan berita bohong itu sangat disayangkan,” – Andreas Sapta Finady, Pengacara Keluarga Tomasoa-

 

 

-Jakarta-

 

 

Berlokasi disebuah cafe dibilangan Jakarta Selatan, tepatnya di Kemang Timur Raya Cilandak, Sabtu(20/07.2024). Team pengacara dari kantor pengacara dan mediator Andreas Sapta Finady dan Rekan mengundang pihak media dan pemilik akun media sosial termasuk yang menayangkan pemberitaan yang tidak berimbang tanpa ada konfirmasi dari pihak keluarga, terutama dari anak-anak pasangan almarhum.

Baca Juga :  Tri Jangan Korupsi, Pesan Dedi Mulyadi Ini Dipuji Advokat

 

“Momen ini kami menjelaskan bahwa narasi yang memojokan bahwa anak-anak almarhum menelantarkan dan tidak bertanggung jawab terhadap orang tua mereka itu tidak benar, yang kedua adalah narasi bahwa tidak ada respon dari anak-anak almarhum atas berita meninggalnya orang tua mereka dikediaman nya itu tidak benar, dan yang ketiga bahwa anak-anak mereka tidak pernah menemui orang tua mereka sejak tahun 2017 itu juga tidak benar. Kami sampaikan bahwa klien saya Bapak Aris Tokra tinggal dirumah orang tua mereka pada tahun 2018,” terang Andreas Sapta Finady.

 

Andreas juga melanjutkan bahwa hubungan kekeluargaan tersebut selayaknya hubungan kekeluargaan yang wajar dilakukan.

 

“Saat Pak Aris Tokra meninggalkan rumah tersebut karena pekerjaan, ada pihak keluarga yang menemani orang tua mereka dan juga menitipkan kepada kerabat dan tetangga untuk memperhatikan orang tua mereka.ini bukti atau fakta bahwa mereka tidak pernah menelantarkan orang tua almarhum,” tegas Andreas.

Baca Juga :  Reses Penuh Makna: Bang Haji Gilang Serap Aspirasi Warga RW 13 Kranji dengan Hati dan Aksi Nyata

 

Dilokasi yang sama, Aris Tokra juga melalui pengacaranya mengatakan sangat keberatan terhadap media sosial yang menampilkan keadaan orang tua mereka saat meninggal secara langsung dan tanpa blur, hal tersebut sangat menyakitkan pihak keluarga, ungkapnya.

 

“Untuk hal tersebut maka saya minta agar media-media pemberitaan yang menggiring opini menyudutkan pihak keluarga tanpa konfirmasi kepada pihak keluarga maupun media sosial-sosial yang menampilkan gambar atau video yang menampilkan secara vulgar keadaan almarhum pada saat meninggal tanpa izin keluarga untuk segera menarik pemberitaan-pemberitaan tersebut dan menghapus gambar atau video yang beredar. Bila tidak dilakukan maka kami akan melakukan somasi ke pihak-pihak tersebut,” pungkas Andreas.(MD)

Berita Terkait

Pastikan Mudik Aman, Ketua DPRD Bekasi Sidak Kesiapan Layanan
Antrean Truk Sampah ke Bantargebang Picu Kemacetan, Dewan Anton: Harus Segera Ada Solusi!
Temi Hermanto Pimpin Dua Saudara Group Tebar Kepedulian Ramadhan di Bekasi
DPRD Bekasi Bergerak: Sekda Diminta Jelaskan Nasib Perjanjian Sampah Bantargebang
Bekasi 29 Tahun, Evi Mafriningsianti: Bekasi Maju Jangan Tinggalkan Warganya
29 Tahun Bekasi Kota Bekasi, Samuel Sitompul: : Saatnya Lompatan Besar, Bukan Hanya Sekadar Seremoni
Usulkan Insentif Guru Ngaji, Rizki Topananda: Mereka Penjaga Moral Bangsa
Krisis Lahan Makam di Bekasi Utara, DPRD Desak Pemkot Segera Bangun TPU Baru
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 Oktober 2024 - 17:48 WIB

Didukung FBR Kota Bekasi, Bang Heri: Kemenangan Kami Kemenangan Masyarakat Bekasi

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:00 WIB

Siapa Sih M2 itu?

Berita Terbaru