Antrean Truk Sampah ke Bantargebang Picu Kemacetan, Dewan Anton: Harus Segera Ada Solusi!

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DariBekasiNews, Kota Bekasi — Kemacetan lalu lintas kembali terjadi di jalur Narogong akibat antrean truk pengangkut sampah yang menuju TPST Bantargebang. Antrean kendaraan berat tersebut menyebabkan arus kendaraan di kawasan itu berjalan lambat.

Kondisi tersebut terjadi di ruas Jalan Siliwangi Narogong, salah satu jalur utama yang menghubungkan sejumlah wilayah di Bekasi. Truk-truk yang mengantre masuk ke area pengolahan sampah kerap meluber hingga ke badan jalan.

Situasi ini menjadi perhatian DPRD Kota Bekasi. Para anggota dewan menilai kemacetan akibat antrean truk tersebut perlu segera ditangani agar tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Dihadapan Ratusan Gamers Mobile Legend, Bang Herkos Bicara Pilih Pemimpin Berdasarkan Rekam Jejak

Anggota DPRD Kota Bekasi Anton mengatakan pihaknya menerima banyak keluhan dari warga terkait kondisi kemacetan di jalur tersebut.

Menurutnya, antrean kendaraan pengangkut sampah yang terlalu panjang membuat ruang jalan menjadi sempit. Hal ini berdampak pada kendaraan lain yang harus memperlambat laju bahkan berhenti dalam waktu cukup lama.

Ia menilai perlu ada pengaturan yang lebih baik terhadap operasional kendaraan pengangkut sampah menuju TPST Bantargebang agar tidak menimbulkan kemacetan di jalan utama.

Baca Juga :  Ketika Kursi Pengadilan Kosong di Forum Pers: PWI Bekasi Raya Soroti Kehadiran yang Tak Hadir

Selain itu, jalur Narogong merupakan akses penting bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Karena itu, kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut harus menjadi perhatian bersama.

DPRD Kota Bekasi pun mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera mencari solusi, baik melalui pengaturan jadwal truk maupun penataan sistem antrean kendaraan yang masuk ke kawasan pengolahan sampah tersebut.

(AdvertorialSetwan/DPRDKotaBekasi)

Berita Terkait

Saat Lurah Pakai Dompet Pribadi Bantu Warga Disabilitas, Dinsos Ada di Mana?
PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Sepakat Perkuat Keterbukaan Informasi
B50 Jadi Kebijakan Nasional, Temi Hermanto: Pengusaha Jangan Takut Perubahan
WNA di Bekasi Disorot, PWI Dorong Pengawasan Terpadu
Arin, Putri Waras Wasisto, Melaju ke Final Abang Mpok Kota Bekasi 2026, Mohon Doa dan Dukungan Warga
BPC HIPMI Kota Bekasi Ajak Semua Pihak Bersatu Hadapi Ancaman Perubahan Iklim
Tanggapan Disdukcapil Kota Bekasi terhadap Pengaduan Masyarakat
Praperadilan SP2 Lid Masuk Babak Ahli, Doktor Hukum Pidana: SP2 Lid Dapat Dibatalkan Lewat Praperadilan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Saat Lurah Pakai Dompet Pribadi Bantu Warga Disabilitas, Dinsos Ada di Mana?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:31 WIB

PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Sepakat Perkuat Keterbukaan Informasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:35 WIB

B50 Jadi Kebijakan Nasional, Temi Hermanto: Pengusaha Jangan Takut Perubahan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:36 WIB

WNA di Bekasi Disorot, PWI Dorong Pengawasan Terpadu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Arin, Putri Waras Wasisto, Melaju ke Final Abang Mpok Kota Bekasi 2026, Mohon Doa dan Dukungan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 15:38 WIB

Tanggapan Disdukcapil Kota Bekasi terhadap Pengaduan Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIB

Praperadilan SP2 Lid Masuk Babak Ahli, Doktor Hukum Pidana: SP2 Lid Dapat Dibatalkan Lewat Praperadilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Praperadilan SP3 Memasuki Babak Krusial, Pemohon Desak Penyidikan Dibuka Kembali

Berita Terbaru

Berita

WNA di Bekasi Disorot, PWI Dorong Pengawasan Terpadu

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:36 WIB