Dari Bekasi News, Kota Bekasi — Senja belum sepenuhnya turun ketika langkah-langkah kecil kepedulian mulai menyapa jalanan Kota Bekasi. Di tengah hiruk pikuk kendaraan yang berlalu-lalang, ratusan paket takjil berpindah dari tangan ke tangan—dari mereka yang berbagi kepada mereka yang sedang berjuang mengejar waktu berbuka.
Anggota DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti, bersama jajaran Polsek Bekasi Barat turun langsung ke jalan membagikan ratusan paket takjil kepada warga dan para pengendara yang melintas.
Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari semangat berbagi di bulan suci Ramadan—bulan ketika kepedulian sosial menemukan maknanya yang paling sederhana: memberi tanpa menunggu diminta.
Di tepi jalan yang ramai, paket-paket takjil dibagikan kepada pengendara motor, sopir angkot, ojek online, hingga pejalan kaki yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Bagi Yenny Kristianti, kegiatan sederhana ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat perkotaan yang sering kali sibuk dengan ritme kehidupan masing-masing.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbagi dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan ini bisa membawa manfaat dan kebahagiaan bagi warga,” ujarnya.
Di tengah padatnya lalu lintas dan debu jalanan, senyum para penerima takjil menjadi pemandangan yang sederhana namun bermakna. Ada pengendara yang berhenti sejenak, ada pula yang menerima dengan anggukan syukur sebelum kembali melaju.
Kegiatan berbagi takjil ini juga menunjukkan sinergi antara unsur legislatif dan aparat kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga tidak hanya dalam konteks pengamanan, tetapi juga dalam aksi sosial yang mengedepankan nilai kemanusiaan.
Momentum Ramadan memang selalu membawa pesan yang sama: bahwa kota yang besar tidak hanya diukur dari gedung-gedung tinggi dan jalan-jalan ramai, tetapi dari seberapa besar warganya saling peduli.
Dan di senja yang hangat itu, di tengah deru kendaraan yang tak pernah benar-benar berhenti, ratusan paket takjil menjadi simbol sederhana bahwa kebaikan—sekecil apa pun—tetap menemukan jalannya untuk sampai kepada mereka yang membutuhkan.
(Adv Setwan/DPRD Kota Bekasi)






