Bekasi Diserbu Pendatang, DPRD Minta Operasi Yustisi Digencarkan

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DariBekasiNews, Kota Bekasi — Gelombang urbanisasi pasca-Lebaran kembali membanjiri Kota Bekasi. Ribuan pendatang datang membawa harapan baru, menjadikan kota ini sebagai tujuan untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.

Di tengah arus tersebut, Pemerintah Kota Bekasi didorong untuk tidak sekadar menerima, tetapi juga mengendalikan laju urbanisasi melalui langkah konkret. Salah satunya adalah penguatan operasi yustisi sebagai instrumen penertiban administrasi kependudukan.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Suryana, menegaskan bahwa fenomena urbanisasi merupakan hal yang wajar. Namun, tanpa pengawasan yang baik, kondisi ini berpotensi memunculkan persoalan sosial baru.

“Urbanisasi itu hal biasa, tapi harus diantisipasi. Jangan sampai yang datang hanya bermodal nekat tanpa kesiapan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dewan Samuel Sitompul Dukung WFH, Pelayanan Publik Kota Bekasi Tak Boleh Turun

Menurutnya, operasi yustisi perlu digencarkan untuk memastikan setiap pendatang memiliki identitas yang jelas serta tercatat secara administratif. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban dan memudahkan pengawasan.

“Operasi yustisi harus berjalan. Ini penting agar pendatang tertib administrasi dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Selain penertiban administrasi, Wildan juga mengingatkan bahwa kesiapan individu menjadi faktor utama. Pendatang diharapkan memiliki keterampilan dan kesiapan kerja agar mampu bersaing di tengah ketatnya pasar tenaga kerja.

Tanpa bekal tersebut, urbanisasi justru berisiko menambah angka pengangguran serta beban sosial di Kota Bekasi.

Baca Juga :  Nofel Saleh Hilabi: Bekasi Jangan Dipimpin Orang Jumawa, Buktikan Kalau Pribumi Menang Didaerahnya Sendiri

Ia juga menyoroti bahwa ketersediaan lapangan pekerjaan di Bekasi belum sepenuhnya mampu menampung seluruh pencari kerja yang datang setiap tahun.

Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada penertiban, tetapi juga memperkuat kebijakan penciptaan lapangan kerja dan pelatihan keterampilan.

Dengan kombinasi antara operasi yustisi yang tegas dan kesiapan pendatang, diharapkan arus urbanisasi dapat tetap terkendali tanpa menimbulkan dampak negatif.

Di tengah derasnya arus harapan yang datang ke Bekasi, satu pesan ditegaskan: kota ini terbuka bagi siapa saja, tetapi hanya mereka yang siap dan tertib yang akan mampu bertahan.

(AdvertorialSetwan/DPRDKotaBekasi)

Berita Terkait

Lebih dari 100 Pengusaha Muda Bertemu dalam Orientasi HIPMI Kota Bekasi, Dorong Kolaborasi Nyata
CKG Sekolah Puskesmas Pondokgede: Deteksi Dini, Lindungi Anak Sejak Dini
Pengurus JAPNAS Bekasi Dilantik, HIPMI Dorong Kolaborasi Pengusaha
Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan
Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan
Tabligh Akbar H. Zaini Sidi, Ribuan Jamaah Larut dalam Maulid dan Syukur Keluarga
Saat Lurah Pakai Dompet Pribadi Bantu Warga Disabilitas, Dinsos Ada di Mana?
PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Sepakat Perkuat Keterbukaan Informasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:28 WIB

Lebih dari 100 Pengusaha Muda Bertemu dalam Orientasi HIPMI Kota Bekasi, Dorong Kolaborasi Nyata

Selasa, 8 September 2026 - 08:32 WIB

CKG Sekolah Puskesmas Pondokgede: Deteksi Dini, Lindungi Anak Sejak Dini

Senin, 7 September 2026 - 12:14 WIB

Pengurus JAPNAS Bekasi Dilantik, HIPMI Dorong Kolaborasi Pengusaha

Jumat, 4 September 2026 - 19:34 WIB

Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan

Jumat, 4 September 2026 - 19:30 WIB

Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Saat Lurah Pakai Dompet Pribadi Bantu Warga Disabilitas, Dinsos Ada di Mana?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:31 WIB

PWI Bekasi Raya dan Kapolres Putu Kholis Sepakat Perkuat Keterbukaan Informasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:35 WIB

B50 Jadi Kebijakan Nasional, Temi Hermanto: Pengusaha Jangan Takut Perubahan

Berita Terbaru

Berita

Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:34 WIB

Berita

Dituding Menipu, Gandhi Balik Laporkan Dugaan Pemerasan

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:30 WIB