Desak Penyelesaian Lahan, Latu Har Hary Tagih Kejelasan Pembangunan Tanggul PML

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Bekasi News, Kota Bekasi — Ancaman banjir masih menggantung di langit Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML), Jatiasih. Bukan karena hujan semata, tetapi karena proyek tanggul pengaman Kali Bekasi yang seharusnya melindungi warga justru tersandera persoalan lahan yang tak kunjung selesai.

Di tengah kegelisahan warga, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, angkat suara. Ia mendesak seluruh pihak terkait agar segera menuntaskan polemik status tanah yang menghambat pembangunan tanggul tersebut.

Menurutnya, proyek pengendalian banjir itu sebenarnya sudah memiliki anggaran dari pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Namun hingga kini pengerjaannya belum bisa dilanjutkan karena status lahan belum dinyatakan “clear and clean”.

“Anggarannya sebenarnya sudah ada. Tetapi pembangunan belum bisa berjalan karena status tanahnya belum jelas,” tegas Latu Har Hary.

Di kawasan PML sendiri masih terdapat sekitar 500 meter tanggul yang belum terbangun, celah yang setiap musim hujan menjadi titik rawan bagi warga. Sebagian lahan di sempadan sungai bahkan telah memiliki sertifikat atas nama warga, sehingga menimbulkan tumpang tindih klaim kepemilikan.

Baca Juga :  Buktikan Sendiri, Layanan Rumah Tangga Harmonis dengan Klinik Pengobatan Alat Vital Jakarta Selatan Aa Aby Abdullah Cucu Hj Mak Erot

Bagi warga, celah tanggul itu bukan sekadar masalah administrasi. Itu adalah pintu masuk air bah. Saat hujan besar datang, banjir di kawasan tersebut bisa mencapai ketinggian hingga 2,5 meter, menenggelamkan rumah dan memaksa warga berjibaku menyelamatkan diri serta harta benda.

Latu Har Hary menilai kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan. Ia meminta seluruh instansi terkait—mulai dari BBWSCC, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, hingga Perum Jasa Tirta II—untuk duduk satu meja dan menyelesaikan persoalan secara tuntas.

“Jangan berjalan sendiri-sendiri. Semua pihak harus duduk bersama agar ada keputusan yang jelas dan pembangunan tanggul bisa segera dilanjutkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Puluhan Tokoh Masyarakat Pengasinan dan Bojong Rawa Lumbu Rindu M2 Kembali Menjadi Wali Kota Bekasi

Ia juga menyoroti ironi di balik proyek tersebut. Anggaran pembangunan sebenarnya telah disiapkan, bahkan mencapai ratusan miliar rupiah pada tahap awal. Namun karena persoalan lahan yang tak kunjung beres, sebagian anggaran justru tidak terserap maksimal dan terancam dialihkan ke wilayah lain.

Bagi Komisi II DPRD Kota Bekasi, persoalan tanggul PML bukan sekadar proyek infrastruktur. Ini menyangkut keselamatan warga dan masa depan kawasan yang selama bertahun-tahun hidup di bawah bayang-bayang banjir.

“Kalau status lahannya sudah jelas, pembangunan bisa langsung dieksekusi. Yang kita dorong sekarang adalah kepastian hukum agar proyek ini tidak terus berlarut,” pungkas Latu Har Hary.

Di Bekasi, banjir bukan sekadar cerita musiman. Ia adalah alarm yang terus berbunyi—mengingatkan bahwa setiap meter tanggul yang tertunda bisa berarti satu bencana yang menunggu waktu.

(AdvertorialSetwan/DPRDKotaBekasi)

Berita Terkait

Dari Target ke Prestasi, Perpani Kota Bekasi Resmi Gelar Turnamen Panahan Nasional
Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana
Bekasi Diserbu Pendatang, DPRD Minta Operasi Yustisi Digencarkan
Arus Pendatang Kota Bekasi Naik, Dewan Komisi IV Ahmadi Ingatkan Jangan Tanpa Bekal
Dewan Samuel Sitompul Dukung WFH, Pelayanan Publik Kota Bekasi Tak Boleh Turun
Fraksi PKS Bekasi Rangkul Media, Buka Ruang Kritik dan Kolaborasi
Rizki Topananda Bidik 10 Kursi, PKB Bekasi Mulai Langkah Dini
Ketua DPRD Bekasi Pilih Guyub, Lebaran Bersama Warga Jadi Tradisi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Dari Target ke Prestasi, Perpani Kota Bekasi Resmi Gelar Turnamen Panahan Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:00 WIB

Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:03 WIB

Bekasi Diserbu Pendatang, DPRD Minta Operasi Yustisi Digencarkan

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:28 WIB

Arus Pendatang Kota Bekasi Naik, Dewan Komisi IV Ahmadi Ingatkan Jangan Tanpa Bekal

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:18 WIB

Dewan Samuel Sitompul Dukung WFH, Pelayanan Publik Kota Bekasi Tak Boleh Turun

Senin, 23 Maret 2026 - 20:40 WIB

Rizki Topananda Bidik 10 Kursi, PKB Bekasi Mulai Langkah Dini

Senin, 23 Maret 2026 - 20:13 WIB

Ketua DPRD Bekasi Pilih Guyub, Lebaran Bersama Warga Jadi Tradisi

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:55 WIB

Pastikan Mudik Aman, Ketua DPRD Bekasi Sidak Kesiapan Layanan

Berita Terbaru