Arus Pendatang Kota Bekasi Naik, Dewan Komisi IV Ahmadi Ingatkan Jangan Tanpa Bekal

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DariBekasiNews, Kota Bekasi — Arus urbanisasi pasca-Lebaran kembali mengalir deras ke Kota Bekasi. Fenomena tahunan ini tak lagi sekadar perpindahan manusia, tetapi menjadi sinyal bahwa Kota Patriot masih dipandang sebagai ruang harapan bagi pencari kehidupan baru.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi yang akrab disapa Madong, menilai urbanisasi merupakan dinamika sosial yang tidak bisa dihindari. Pergerakan masyarakat dari satu daerah ke daerah lain adalah bagian dari upaya mencari penghidupan yang lebih baik.

“Dalam ajaran agama juga dianjurkan untuk berhijrah dalam mencari rezeki. Jadi secara prinsip, hal itu sah-sah saja,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Menurut Madong, daya tarik Kota Bekasi tidak lepas dari posisi strategisnya sebagai wilayah penyangga ibu kota serta geliat ekonomi yang masih menjanjikan. Bekasi menjadi magnet bagi mereka yang ingin mengubah nasib dan membuka peluang baru.

Baca Juga :  PPPK Dilantik, Ketua DPRD Warning Kinerja & Transparansi

Namun di balik harapan tersebut, Madong mengingatkan adanya risiko yang tidak bisa diabaikan. Ia menegaskan bahwa urbanisasi tanpa kesiapan justru dapat menimbulkan persoalan baru, baik bagi pendatang maupun bagi kota itu sendiri.

Tanpa bekal keterampilan, jaringan, dan kesiapan mental, para pendatang berpotensi menghadapi kesulitan ekonomi yang berujung pada masalah sosial.

“Jangan sampai datang tanpa persiapan. Kalau tidak siap, justru bisa menambah persoalan baru di tengah masyarakat,” tegasnya.

Madong juga menyoroti fakta bahwa ketersediaan lapangan pekerjaan di Kota Bekasi belum sepenuhnya mampu mengimbangi jumlah pencari kerja yang terus bertambah.

Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah, yang dituntut untuk tidak hanya menerima arus urbanisasi, tetapi juga mampu mengelolanya secara bijak dan terukur.

Baca Juga :  Di Iringi Hadroh/Rebana, Ratusan Warga RW 18 Jakasampurna Sepakat Pilih Warga Asli Bekasi Jadi Wali Kota

“Pemerintah daerah juga belum bisa mengakomodasi semua pencari kerja yang ada. Ini menjadi tantangan tersendiri,” katanya.

Dengan bertambahnya jumlah pendatang setiap tahun, kompleksitas persoalan sosial pun berpotensi meningkat. Mulai dari pengangguran, kepadatan penduduk, hingga tekanan terhadap fasilitas publik menjadi konsekuensi yang harus diantisipasi sejak dini.

Karena itu, Madong mendorong adanya langkah konkret dan kolaboratif dari semua pihak—pemerintah, masyarakat, hingga para pendatang itu sendiri—agar urbanisasi tidak berubah menjadi beban, melainkan tetap menjadi peluang.

Di tengah derasnya arus perpindahan manusia, Bekasi dihadapkan pada pilihan: menjadi kota harapan yang terkelola dengan baik, atau justru kota yang kewalahan menghadapi realitas sosialnya sendiri.

(AdvertorialSetwan/DPRDKotaBekasi)

Berita Terkait

Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana
Bekasi Diserbu Pendatang, DPRD Minta Operasi Yustisi Digencarkan
Dewan Samuel Sitompul Dukung WFH, Pelayanan Publik Kota Bekasi Tak Boleh Turun
Fraksi PKS Bekasi Rangkul Media, Buka Ruang Kritik dan Kolaborasi
Rizki Topananda Bidik 10 Kursi, PKB Bekasi Mulai Langkah Dini
Ketua DPRD Bekasi Pilih Guyub, Lebaran Bersama Warga Jadi Tradisi
Pastikan Mudik Aman, Ketua DPRD Bekasi Sidak Kesiapan Layanan
Antrean Truk Sampah ke Bantargebang Picu Kemacetan, Dewan Anton: Harus Segera Ada Solusi!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:00 WIB

Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:03 WIB

Bekasi Diserbu Pendatang, DPRD Minta Operasi Yustisi Digencarkan

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:28 WIB

Arus Pendatang Kota Bekasi Naik, Dewan Komisi IV Ahmadi Ingatkan Jangan Tanpa Bekal

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:18 WIB

Dewan Samuel Sitompul Dukung WFH, Pelayanan Publik Kota Bekasi Tak Boleh Turun

Senin, 23 Maret 2026 - 22:25 WIB

Fraksi PKS Bekasi Rangkul Media, Buka Ruang Kritik dan Kolaborasi

Senin, 23 Maret 2026 - 20:13 WIB

Ketua DPRD Bekasi Pilih Guyub, Lebaran Bersama Warga Jadi Tradisi

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:55 WIB

Pastikan Mudik Aman, Ketua DPRD Bekasi Sidak Kesiapan Layanan

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:38 WIB

Antrean Truk Sampah ke Bantargebang Picu Kemacetan, Dewan Anton: Harus Segera Ada Solusi!

Berita Terbaru