Dewan Muhamad Kamil: Stabilitas Ada, Banjir Belum Usai

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Bekasi News, Kota Bekasi — Setahun pemerintahan berjalan, roda birokrasi tampak stabil, pelayanan publik relatif terkendali. Namun di balik laporan kinerja dan angka-angka administrasi, air masih menggenang di sudut-sudut kota ketika hujan turun lebih lama dari biasanya.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Muhamad Kamil, memberikan evaluasi atas perjalanan satu tahun Pemerintah Kota Bekasi. Ia mengapresiasi stabilitas pemerintahan yang terjaga, namun mengingatkan bahwa pekerjaan rumah strategis belum sepenuhnya selesai.

“Stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik sudah berjalan baik. Tetapi masih ada persoalan mendasar yang perlu menjadi perhatian serius,” ujar Kamil, Selasa (03/3/2026).

Salah satu yang paling mencolok, menurutnya, adalah banjir yang masih menghantui sejumlah wilayah. Ia menyinggung banjir di Kampung Lebak, Teluk Pucung, Bekasi Utara—wilayah yang kembali terendam saat hujan deras mengguyur.

Air yang datang tiap musim hujan, kata Kamil, bukan lagi sekadar peristiwa alam, melainkan alarm keras tentang sistem drainase dan tata kelola lingkungan yang perlu dibenahi secara menyeluruh.

Baca Juga :  Teriakan Membahana 'Yang Waras Pasti Ganjar' Ratusan Emak-Emak Solid Dukung Capres Ganjar Dan Waras Wasisto Caleg DPRRI Dapil 7 Jabar

“Masyarakat butuh solusi jangka panjang, bukan hanya respons darurat setiap kali air naik. Banjir yang terus berulang menunjukkan perlunya langkah yang lebih terukur dan berkelanjutan,” tegasnya.

Bagi warga, banjir bukan hanya soal genangan. Ia merendam perabot, melumpuhkan aktivitas ekonomi, bahkan menyisakan trauma setiap kali langit menggelap. Kota yang terus bertumbuh tak boleh membiarkan warganya hidup dalam kecemasan musiman.

Selain persoalan banjir, Kamil juga menyoroti pemerataan pembangunan infrastruktur lingkungan. Jalan-jalan kecil yang berlubang, drainase yang tersumbat, serta penerangan jalan umum yang belum merata masih menjadi keluhan warga di berbagai titik.

“Percepatan pembangunan jalan lingkungan, sistem drainase, dan penerangan jalan sangat dinantikan masyarakat. Infrastruktur dasar itu menyangkut langsung kualitas hidup warga,” tambahnya.

Tak berhenti pada infrastruktur fisik, Kamil juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi rakyat. Program pemberdayaan dan dukungan terhadap UMKM dinilai harus lebih konkret agar manfaat pembangunan terasa langsung di dapur-dapur warga.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bekasi Pilih Guyub, Lebaran Bersama Warga Jadi Tradisi

Menurut politisi muda partai PKS kota Bekasi ini, pembangunan tak cukup diukur dari proyek besar, tetapi dari sejauh mana ia menyentuh kebutuhan paling dasar masyarakat.

Sebagai bagian dari lembaga legislatif, Kamil menegaskan bahwa DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif dan bertanggung jawab. Kritik, katanya, bukan untuk menjatuhkan, melainkan memastikan arah kebijakan tetap berpijak pada kepentingan publik.

“Kami akan terus mengawasi agar program prioritas benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan pembangunan berjalan adil serta merata,” tandasnya.

Di kota yang terus berkembang ini, stabilitas memang penting. Namun bagi warga yang rumahnya masih kebanjiran dan jalannya masih gelap, stabilitas saja belum cukup. Mereka menunggu langkah nyata—yang tak hanya terdengar dalam pidato, tetapi terasa di tanah yang mereka pijak setiap hari.

(Adv Setwan/DPRD Kota Bekasi)

Berita Terkait

Dari Target ke Prestasi, Perpani Kota Bekasi Resmi Gelar Turnamen Panahan Nasional
Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana
Bekasi Diserbu Pendatang, DPRD Minta Operasi Yustisi Digencarkan
Arus Pendatang Kota Bekasi Naik, Dewan Komisi IV Ahmadi Ingatkan Jangan Tanpa Bekal
Dewan Samuel Sitompul Dukung WFH, Pelayanan Publik Kota Bekasi Tak Boleh Turun
Fraksi PKS Bekasi Rangkul Media, Buka Ruang Kritik dan Kolaborasi
Rizki Topananda Bidik 10 Kursi, PKB Bekasi Mulai Langkah Dini
Ketua DPRD Bekasi Pilih Guyub, Lebaran Bersama Warga Jadi Tradisi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Dari Target ke Prestasi, Perpani Kota Bekasi Resmi Gelar Turnamen Panahan Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:00 WIB

Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:03 WIB

Bekasi Diserbu Pendatang, DPRD Minta Operasi Yustisi Digencarkan

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:28 WIB

Arus Pendatang Kota Bekasi Naik, Dewan Komisi IV Ahmadi Ingatkan Jangan Tanpa Bekal

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:18 WIB

Dewan Samuel Sitompul Dukung WFH, Pelayanan Publik Kota Bekasi Tak Boleh Turun

Senin, 23 Maret 2026 - 20:40 WIB

Rizki Topananda Bidik 10 Kursi, PKB Bekasi Mulai Langkah Dini

Senin, 23 Maret 2026 - 20:13 WIB

Ketua DPRD Bekasi Pilih Guyub, Lebaran Bersama Warga Jadi Tradisi

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:55 WIB

Pastikan Mudik Aman, Ketua DPRD Bekasi Sidak Kesiapan Layanan

Berita Terbaru