Saat Henriko Memilih Bekasi: Kepemimpinan Pusat Tak Lebih Penting dari Persatuan

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor – 15 Juni 2025, Musyawarah Nasional (Munas) pertama Pemuda Batak Bersatu (PBB) berubah dari arena kompetisi menjadi panggung kepemimpinan moral yang langka. Di hadapan ratusan kader dari seluruh Indonesia dan Luar Negeri, Henriko Siagian—salah satu kandidat kuat Ketua Umum—secara mengejutkan memilih untuk menyerahkan kembali kepemimpinan DPP PBB kepada Lambok Sihombing untuk keutuhan Ormas Pemuda Batak Bersatu. Langkah ini membuat Lambok kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum secara aklamasi dalam forum yang digelar di Hotel Green Peace, Bogor, Sabtu (14/6/2025).

 

“Ini bukan tentang saya. Ini tentang kita semua. Saya tidak ingin PBB terpecah hanya karena ambisi pribadi,” ucap Henriko Siagian dengan suara bergetar.

Baca Juga :  Antrean Truk Sampah ke Bantargebang Picu Kemacetan, Dewan Anton: Harus Segera Ada Solusi!

“Tapi saya belum selesai berjuang. Saya memohon restu kepada seluruh petinggi organisasi, agar saya diizinkan kembali ke rumah saya—untuk memimpin DPC PBB Kota Bekasi di periode berikutnya,” lanjutnya, disambut haru dan tepuk tangan panjang dari para peserta Munas.

 

Ruangan yang sebelumnya dipenuhi aroma kompetisi berubah menjadi ruang refleksi. Beberapa peserta tak mampu menahan air mata saat Henriko Siagian menyampaikan riwayat pengabdian dalam pembentukan DPC kota Bekasi sampai selesai habis masa periodesasi.

 

Langkah Henriko Siagian tak hanya meredam potensi friksi internal, tetapi juga memperlihatkan nilai tertinggi dari seorang kader: kesetiaan pada persatuan, dan keberanian untuk kembali ke akar.

Baca Juga :  Rizki Topananda Bidik 10 Kursi, PKB Bekasi Mulai Langkah Dini

 

“Henriko turun bukan karena kalah, tapi karena dia tahu bahwa kemenangan sejati bukan ada di podium, tapi di hati para kader,” ujar Dicky Siregar, Wakil Ketua DPC PBB Kota Bekasi.

 

Dengan dinamika yang terjadi, Munas pertama PBB bukan hanya mencatat sejarah baru dalam kepengurusan, tetapi juga membangun narasi kuat tentang kepemimpinan yang dilandasi pengorbanan dan cinta terhadap organisasi.

 

Malam itu di Bogor, PBB tak hanya memilih pemimpin—mereka menyaksikan seorang pemimpin memilih jalan yang lebih sunyi, tapi lebih dalam: kembali pulang, dan membangun dari bawah.(DMS)

Berita Terkait

Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana
Bekasi Diserbu Pendatang, DPRD Minta Operasi Yustisi Digencarkan
Arus Pendatang Kota Bekasi Naik, Dewan Komisi IV Ahmadi Ingatkan Jangan Tanpa Bekal
Dewan Samuel Sitompul Dukung WFH, Pelayanan Publik Kota Bekasi Tak Boleh Turun
Fraksi PKS Bekasi Rangkul Media, Buka Ruang Kritik dan Kolaborasi
Rizki Topananda Bidik 10 Kursi, PKB Bekasi Mulai Langkah Dini
Ketua DPRD Bekasi Pilih Guyub, Lebaran Bersama Warga Jadi Tradisi
Pastikan Mudik Aman, Ketua DPRD Bekasi Sidak Kesiapan Layanan
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:00 WIB

Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:03 WIB

Bekasi Diserbu Pendatang, DPRD Minta Operasi Yustisi Digencarkan

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:28 WIB

Arus Pendatang Kota Bekasi Naik, Dewan Komisi IV Ahmadi Ingatkan Jangan Tanpa Bekal

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:18 WIB

Dewan Samuel Sitompul Dukung WFH, Pelayanan Publik Kota Bekasi Tak Boleh Turun

Senin, 23 Maret 2026 - 22:25 WIB

Fraksi PKS Bekasi Rangkul Media, Buka Ruang Kritik dan Kolaborasi

Senin, 23 Maret 2026 - 20:13 WIB

Ketua DPRD Bekasi Pilih Guyub, Lebaran Bersama Warga Jadi Tradisi

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:55 WIB

Pastikan Mudik Aman, Ketua DPRD Bekasi Sidak Kesiapan Layanan

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:38 WIB

Antrean Truk Sampah ke Bantargebang Picu Kemacetan, Dewan Anton: Harus Segera Ada Solusi!

Berita Terbaru