Dari Bekasi News, Kota Bekasi — Di tengah hiruk-pikuk ekonomi kota yang terus bergerak, ribuan pelaku usaha kecil di Bekasi masih berjuang menjaga napas usahanya. Mereka berdiri di antara harapan dan keterbatasan: modal yang sempit, pasar yang keras, serta pembinaan yang sering kali belum menyentuh akar persoalan.
Di titik inilah Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menegaskan bahwa koperasi harus kembali ditempatkan sebagai fondasi ekonomi kerakyatan.
Dalam agenda penyusunan Rencana Kerja (Renja) Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi Tahun 2027, Sardi menekankan bahwa penguatan UMKM tidak boleh lagi berjalan sporadis. Ia meminta pemerintah daerah membangun sistem yang terstruktur, dimulai dari penguatan kelembagaan koperasi sebagai rumah bersama bagi pelaku usaha kecil.
“Koperasi memiliki peran penting sebagai wadah untuk menghimpun, membina, dan memperkuat kapasitas pelaku UMKM,” ujar Sardi.
Menurutnya, koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi formal. Ia adalah jembatan yang menghubungkan pelaku usaha kecil dengan akses permodalan, pelatihan, hingga penguatan jaringan pasar.
Karena itu, Sardi mendorong pembentukan dan penguatan koperasi hingga tingkat Rukun Usaha (RU) maupun kecamatan, sehingga pelaku UMKM tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menghadapi persaingan ekonomi.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa program pengembangan UMKM harus berbasis data yang jelas. Tanpa peta yang akurat tentang jumlah, sektor, dan kebutuhan pelaku usaha, kebijakan pemerintah hanya akan berputar di atas kertas tanpa dampak nyata di lapangan.
“Program harus tepat sasaran. Karena itu database UMKM harus kuat agar kebijakan benar-benar menyentuh kebutuhan mereka,” tegasnya.
Sardi menilai, jika koperasi dikelola dengan serius, maka ia dapat menjadi mesin penggerak ekonomi lokal. Dari koperasi lahir akses permodalan, pembinaan usaha, hingga penguatan daya saing produk lokal.
Di kota yang terus tumbuh seperti Bekasi, keberadaan UMKM bukan sekadar pelengkap ekonomi. Mereka adalah tulang punggung perputaran ekonomi rakyat.
Karena itu pesan Sardi Efendi terdengar tegas: UMKM tidak cukup didukung dengan slogan. Mereka membutuhkan sistem yang kuat—dan koperasi adalah fondasinya.
(AdvertorialSetwanDPRDKotaBekasi)






