Penutupan Akses Perlintasan Kereta Api Tidak Berpintu Jalan Pangeran Jayakarta Medan Satria Ditunda

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Dari Bekasi News, Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan Kota Bekasi menggelar kegiatan sosialisasi terkait rencana penutupan akses perlintasan kereta api tidak berpintu (ilegal) di Jalan Pangeran Jayakarta, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, tepatnya di area belakang Grand Mall Bekasi, pada Senin (25/05/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Harapan Mulya tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Pemerintah Kota Bekasi, unsur kewilayahan, tokoh masyarakat, RT, RW, LPM, BKM, serta warga terdampak di sekitar lokasi perlintasan. Agenda utama kegiatan adalah sosialisasi percepatan penutupan perlintasan kereta api tidak berpintu yang selama ini digunakan masyarakat sebagai akses penghubung aktivitas sehari-hari.

Sosialisasi dipimpin oleh Teguh Indrianto, selaku Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, yang menyampaikan bahwa rencana penutupan akses tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan masyarakat serta mendukung tertib penyelenggaraan perkeretaapian sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Kadisdukcapil Kota Bekasi Ajukan Penambahan Petugas Pelayanan Pada Setiap Kelurahan/Kecamatan

Dalam penyampaiannya, Teguh menegaskan bahwa keberadaan perlintasan sebidang tanpa izin dan tanpa pengamanan resmi memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api.

Namun demikian, dalam forum dialog yang berlangsung, masyarakat melalui perwakilan RT, RW, LPM, BKM, serta tokoh masyarakat menyampaikan aspirasi agar Pemerintah Kota Bekasi melakukan kajian lebih lanjut sebelum pelaksanaan penutupan akses. Warga menilai akses tersebut masih menjadi jalur alternatif utama, khususnya bagi pejalan kaki yang hendak menuju sekolah, tempat ibadah, maupun aktivitas harian lainnya.

Salah satu perwakilan masyarakat menyampaikan bahwa keselamatan memang menjadi prioritas utama, namun pemerintah juga diharapkan mempertimbangkan aspek aksesibilitas dan kebutuhan masyarakat sebelum kebijakan penutupan diberlakukan.

Baca Juga :  Sekjend Toraci Angkat Bicara Menjelang Pelantikan Anggota DPRD Kota Bekasi

“Kami memahami bahwa keselamatan merupakan hal utama. Namun, kami juga berharap Pemerintah Kota Bekasi dapat mengkaji kembali rencana penutupan ini hingga terdapat langkah solutif yang konkret bagi masyarakat, terutama terkait akses pengganti yang aman dan layak,” ujar Wid Sugiarto Ketua LPM Harapan Mulya

Berdasarkan hasil musyawarah dan masukan dari seluruh unsur yang hadir, disepakati bahwa rencana penutupan akses perlintasan kereta api tidak berpintu di Jalan Pangeran Jayakarta untuk sementara ditunda hingga waktu yang akan ditentukan, sambil menunggu kajian lanjutan dan langkah konkret dari Pemerintah Kota Bekasi dalam menghadirkan solusi yang memperhatikan aspek keselamatan sekaligus kebutuhan mobilitas masyarakat.

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan keselamatan publik melalui pendekatan dialogis, kolaboratif, dan partisipatif bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat terdampak.

(Advertorial Diskominfostandi Pemkot Bekasi)

Berita Terkait

Plh Wali Kota Harris Bobihoe Sampaikan Point Penting di Momen Apel Pagi
Plh Wali Kota Bekasi Dampingi Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Stasiun Bekasi Timur dan Proyek Flyover Bulak Kapal
Plh Wali Kota Harris Bobihoe Apresiasi Hadirnya Program TMMD Ditengah Masyarakat
Pesan Plh Wali Kota Harris Bobihoe Di Hut BJB Ke 65
Harkitnas Ke 118 Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Pesan Jaga Generasi Muda
Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran di Kali Rawalumbu
Dari Target ke Prestasi, Perpani Kota Bekasi Resmi Gelar Turnamen Panahan Nasional
Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 22:37 WIB

Penutupan Akses Perlintasan Kereta Api Tidak Berpintu Jalan Pangeran Jayakarta Medan Satria Ditunda

Senin, 25 Mei 2026 - 22:30 WIB

Plh Wali Kota Harris Bobihoe Sampaikan Point Penting di Momen Apel Pagi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:28 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Dampingi Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Stasiun Bekasi Timur dan Proyek Flyover Bulak Kapal

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:22 WIB

Plh Wali Kota Harris Bobihoe Apresiasi Hadirnya Program TMMD Ditengah Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Pesan Plh Wali Kota Harris Bobihoe Di Hut BJB Ke 65

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:06 WIB

Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran di Kali Rawalumbu

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Dari Target ke Prestasi, Perpani Kota Bekasi Resmi Gelar Turnamen Panahan Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:00 WIB

Genangan Air Tak Kunjung Usai, Oloan Nababan: Banjir Rawalumbu Butuh Solusi Nyata, Bukan Wacana

Berita Terbaru

Berita

Pesan Plh Wali Kota Harris Bobihoe Di Hut BJB Ke 65

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB